SEARCH

Memuat...

Jumat, 02 November 2012

LAPORAN PRAKTIKUM - PERBEDAAN STRUKTUR JARINGAN TUMBUHAN DIKOTIL DAN MONOKOTIL



I. STANDAR KOMPETENSI
2. Memahami keterkaitan antara struktur dan fungsi jaringan tumbuhan serta penerapannya dalam konteks saling temas.

II. KOMPETENSI DASAR
    2.1.     Mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengkaitkannya dengan fungsinya, menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan.

III. TEMPAT DAN WAKTU PRAKTIKUM
Di Laboratorium Biologi SMA Negeri 1 Tabanan, pada hari Sabtu, 06 Oktober 2012 Pukul 11.00 sampai 12.15 WITA.

IV. TUJUAN PRAKTIKUM
Untuk mengidentifikasi perbedaan struktur akar, batang dan daun tumbuhan Monocotyledonae  dan Dicotyledonae.


V. LANDASAN TEORI
Jaringan adalah sekumpulan sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama dan terikat oleh bahan-bahan antar sel membentuk satu kesatuan yang terdiri dari jaringan meristem (embrio) dan jaringan dewasa. Jaringan meristem memiliki ciri-ciri, antara lain: aktif membelah dan belum mengalami deferensiasi, berukuran kecil dan berdinding tipis, memiliki nukleus yang relative kecil, bervakuola kecil, dan mengandung banyak sitoplasma, serta berbentuk kuboid atau prismatik. Jaringan dewasa adalah jaringan yang terdiri atas sel-sel yang sudah tidak aktif membelah, ukuran sel relatif lebih besar, terdapat ruang antarsel, dinding sel mengalami penebalan, sitoplasma sedikit, vakuola besar dan telah mengalami deferensiasi. Yang termasuk jaringan dewasa yaitu jaringan pelindung (epidermis), jaringan dasar (parenkim), jaringan penguat dan penyokong (kolenkim dan sklerenkim) dan jaringan pengangkut (xylem dan floem). Organ-organ pada tumbuhan :
1.  Akar (Radix)
Merupakan organ yang berfungsi untuk menyerap air dan garam mineral dari tanah, untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah/media. Jaringan-jaringan penyusun akar yaitu jaringan epidermis, korteks (sebagian besar dibangun oleh jaringan parenkim, kolenkim dan sklerenkim), endodermis, stele (silinder pusat) yang terdiri dari perisikel, xilem dan floem dan empulur.
2.  Batang (Caulis)
Adalah organ yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya daun, bunga dan buah, penghubung dalam pengangkutan air dan zat hara, fotosintesis. Jaringan-jaringan yang menyusun batang tumbuhan adalah jaringan epidermis, korteks (mengandung amilum), stele (perisikel, sel parenkim/empulur, xilem dan floem).
3.  Daun (Folium)
Daun berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis , respirasi, menyerap CO2 dari udara, tempat pengeluaran air. Daun disusun oleh jaringan epidermis, mesofil, floem dan xilem.

VI. ALAT DAN BAHAN
Ø  Akar, batang dan daun tumbuhan Roediscolor, jagung dan bayam
Ø  Silet
Ø  Mikroskop
Ø  Gelas benda
Ø  Gelas penutup
Ø  Pipet tetes
Ø  Air
Ø  Pinset

VII. LANGKAH KERJA
1.   Buatlah irisan melintang setipis mungkin dari bagian akar, batang dan daun tumbuhan jagung dan bayam. (Untuk daun monokotil dipakai daun Roediscolor).
2.  Letakkan masing-masing irisan di atas gelas benda dan beri setetes air. Tutup dengan gelas penutup.
3.  Amati irisan tersebut dengan menggunakan mikroskop.
4.  Catat hasil pengamatan anda!

VIII. HASIL PENGAMATAN
Tabel Gambar Hasil Pengamatan dan Sumber Literatur


IX.PEMBAHASAN

X.PERMASALAHAN DAN SOLUSI PEMECAHAN
10.1.      Permasalahan
Adapun permasalahan yang kami dapat saat praktikum yaitu kesulitan dalam membuat irisan melintang daun bayam yang tipis.
10.2.     Solusi Pemecahan
Solusi pemecahan masalah di atas yaitu kami terus berusaha untuk membuat preparat yang diharapkan serta membandingkan hasil pengamatan kami dengan gambar yang sudah ada pada literatur.

XI.KESIMPULAN
Dari landasan teori dan hasil pengamatan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa struktur akar, batang dan daun tumbuhan Monocotyledonae dan Dicotyledonae memiliki perbedaan yaitu :
1. Akar : xilem dan floem berbentuk bintang di pusat dan dipisahkan oleh kambium pada tumbuhan dikotil dan tersebar pada tumbuhan monokotil.
2. Batang : xilem dan floem tersusun melingkar dan dipisahkan oleh kambium pada tumbuhan dikotil dan tersebar pada tumbuhan monokotil.
3. Daun : sistem jaringan dasar (mesofil) dikotil dapat dibedakan atas jaringan pagar dan bunga karang, sedangkan monokotil hanya memiliki jaringan bunga karang. Sistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floem yang terdapat pada tulang daun.

XII.   SUMBER REFERENSI
Priadi, Arif. 2009. Biology Bilingual 2. Bogor : Yudhistira.
Retnaningati, Dewi, dkk. 2012. PR Biologi Kelas XI. Klaten : PT Intan Pariwara.
Tim MGMP Tabanan. 2012. Diktat Biota Biologi Kelas XI. Tabanan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Read more: Cara Membuat Navigasi Page Number Di Blogspot ~ Belajar Nge-Blog http://kumpulan-tutorial86.blogspot.com/2011/06/cara-membuat-navigasi-page-number-di.html#ixzz2A36jMdSO Under Creative Commons License: Attribution Chrome Pointer